maandag 21 januari 2008

Jadi model



Pegawai penjual buah dan sayur langganan kami di pasar, Nurma-Jean, minta aku untuk jadi model untuk latihan dirias di kursus tata riasnya. Mulanya ia tanya aku dengan hati-hati, katanya ia harus nyari wanita berkulit gelap untuk dirias.. Ia takut kalau aku tersinggung. Tentu saja tidak kataku.




Maka kamis minggu kemarin, kami janjian ketemuan di pusat kota. Lalu kami jalan kaki ke sekolahnya. Sampai disana, aku harus pake pake kaos kedodoran kemudian difoto oleh dosennya. Kemudian mulailah Nurma-Jean merias aku. Pertama alisku yang bentuknya tidak karuan dicabuti. Eh dosennya mengkritik, jangan dicabuti alisnya nanti pas difoto keliatan merah bekas dicabut.. yach kalau tidak dicabut tentu tidak keliatan bagus hasil riasannya.




Oya disana ketemu sama beberapa wanita berkulit gelap, ada yang mukanya Indonesia sekali. Ketika kusapa pake bahasa Indonesia, ia jawab, katanya ia hanya tahu sedikit bahasa Malaysia (orang sini suka menyebut bahasa Ind, bahasa Malaysia). Ia orang Maluku, berarti orang Indo juga kataku. Dijawab, sebenarnya iya.




2 jam kemudian aku selesai dirias, sebelumnya aku ganti baju kebaya. Kemudian aku difoto lagi, sambil dinilai hasil riasannya oleh dosennya.. Katanya pemakaian foundationnya sudah bagus, tapi vlek-vlekku masih kelihatan. Nurma-Jean dapat nilai 7. Lumayan bagus. Sebagai tanda terima kasih sudah mau jadi model aku diberi Nurma-Jean coklat.

Jadi disloop

Minggu lalu akhirnya dapat surat edaran dari Woon Stichting, atawa kantor perumahan, mengenai rencana sloop flat kami. Katanya per 1 juli 2010, semua penghuni sudah harus pindah, mengosongkan flat masing-masing.. Terus mau digempur dengan buldozer sampai rata dengan tanah..Nantinya akan dibangun appartement baru. Semua penghuni nanti dapat uang ganti beberapa ribu euro. lumayan.. Memang sih bangunannya sudah tua, dibangun tahun 1930.. Sewa rumahnya murah untuk ukuran kota besar. Tentu saja murah karena temboknya tidak kedap suara, kalau tetangga sebelah bertengkar tengah malam, kami bisa ikut menikmatinya, tidak ada balkon. Penghuni yang tinggal di lantai bawah masih mending, mereka punya kebun kecil.



Untuk Henri pasti sulit, karena rumah dimana ia dilahirkan dan dibesarkan tepat berada diseberang rumah. Letaknya strategis, dekat pusat kota, dekat toko Asia.. Aku biasanya suka jalan kaki kalau belanja. So mulai saat ini kami harus nyari rumah lagi.. Nantinya kami ingin tinggal lagi di flat ini kalau sudah dibangun appartement baru. Tentunya harga sewanya jadi mahal.

dinsdag 8 januari 2008

Pamer








Hanya mau pamer hasil karya merajutku.. Baru bisa buat scarf aja sudah bangga... Iya lah aku kan orangnya terkenal tidak telaten, tidak sabaran.. Efek dari hobi merajut aku sekarang hobi juga numpuk benang wol.. Padahal di rumah sudah ada banyak wol. Maunya tiap hari Rabu ke pasar, karena disana ada bapak-bapak yang jualan benang wol.

donderdag 3 januari 2008

Sudah sebulan lebih aku tidak ngeblog karena tidak mood nulis. Aku kalau buka komputer paling baca berita berita dari indonesia dan nyari pola merajut. Trims ya teman-teman yang sudah nanya kabarku.

Aku memulai kegiatan di tahun baru dengan menghadiri kremasi sepupunya Henri. Henri yang kemarin mestinya ada janji dengan dokter tht untuk onderzoek penyakit sinusitisnya yang sering kumat-kumatan, terpaksa harus dicancel..

Dulu Henri sering main ke rumah sepupunya itu di Limburg. Kalau tidak salah aku sudah pernah ke rumahnya dua kali. Suaminya sudah lama meninggal karena kecelakaan saat olah raga terbang dengan parasut. Di kremasi ada juga sepupu Henri yang lain. Walau sudah lama tidak bertemu lagi, mereka masih bisa mengingat Henri. Ada yang ingat Henri dan teman-temannya pernah naik sepeda dari Den Bosch ke Limburg. Memang dulu ia pembalap sepeda amatiran.

Aku paling senang kalau pergi ke provinsi Limburg, lihat desa-desa dengan rumah-rumah yang bagus. Pemandangannya bagus, menurutku mirip-mirip pemandangan alam di Indonesia. Kami juga sengaja lewat rumah yang dulu sering diinapi sama Henri dan ortunya. Henri hampir tidak bisa mengenalinya. Rumahnya sudah direnovasi total setelah rusak berat karena ledakan gas..